Standar Kompetensi Lulusan D-III Kebidanan

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 

PROFIL LULUSAN

Pendidikan D-III Kebidanan merupakan bagian dari pendidikan tinggi tenaga kesehatan yang menghasilkan tenaga bidan professional pada tingkat Ahli Madya yang lulusannya mampu berperan sebagai:

  1. Care Provider atau pemberi asuhan kebidanan
  2. Community Leader atau penggerak masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak
  3. Communicator atau komunikator
  4. Decision Maker atau pengambil keputusan dalam asuhan kebidanan
  5. Manager atau pengelola, baik sebagai pengelolaan asuhan kebidanan secara mandiri atau kolaborasi

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN DIPLOMA III KEBIDANAN

Terdapat perubahan standar kompetensi lulusan dari 9 standar kompetensi menjadi 6 standar kompetensi. Adapun rumusan standar kompetensi lulusan Diploma III Kebidanan yang juga disebut sebagai Kompetensi Inti adalah sebagai berikut:

  1. Mampu berperilaku professional, beretika dan bermoral serta tanggap terhadap nilai sosial budaya dalam praktik kebidanan
  2. Mampu melakukan komunikasi efektif dengan perempuan, keluarga, masyarakat, sejawat, dan profesi lain dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dalam pelayanan kebidanan
  3. Mampu memberikan asuhan kebidanan secara efektif, aman, dan holistik dengan memperhatikan aspek budaya terhadap ibu hamil, bersalin, nifas dan menyusui, bayi baru lahir, balita dan kesehatan reproduksi pada kondisi normal berdasarkan standar praktik kebidanan dan kode etik profesi
  4. Mampu memberikan penanganan kegawatdaruratan sesuai dengan kewenangannya
  5. Mampu melakukan upaya promotif, preventif, deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kebidanan
  6. Mempunyai kemampuan mengelola kewirausahaan dalam pelayanan kebidanan yang menjadi tanggung jawabnya

KOMPETENSI PENDUKUNG

  1. Bidan dapat memberikan asuhan kebidanan berdasarkan prinsip evidence-based
  2. Bidan dapat menguasai beberapa softskills yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya sebagai Bidan di Desa (kemampuan public relationship, pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat)
  3. Bidan mampu menjadi agen perubahan sosial sebagai Bidan Komunitas dalam melaksanakan program Desa Siaga
  4. Bidan dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, baik secara pasif maupun aktif dalam konteks pelayanan kebidanan
  5. Bidan mampu menguasai teknologi informasi dan komunikasi dan memanfaatkannya dalam  praktik kebidanan
  6. Bidan mampu menunjukkan kemandirian dalam mengembangkan karirnya melalui spirit kewirausahaan
  7. Bidan mampu mengembangkan sikap dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan pasien , berperilaku sesuai Kode Etik Bidan Indonesia, bertanggung jawab, serta siap bertanggung gugat