Artikel

Kondisi Kesehatan Ibu Dalam Trimester Pertama

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 5
JelekBagus 

Kondisi Ibu Dalam 3 Bulan Kehamilan Pertama Minggu Ke 1 – 12 atau Trimester Pertama

MINGGU PERTAMA

  • Pada minggu pertama ini baru terjadi proses pembentukan antara sperma dan sel telur.
  • Kondisi Ibu: Ibu belum banyak yang menyadari kalau dirinya hamil walaupun sudah telat datang bulan.

MINGGU KE DUA

  • Pembuahan sel telur terjadi pada akhir minggu kedua.
  • Kondisi Ibu: Biasanya Ibu mulai merasa sering lelah akibat perubahan hormon dan emosi mulai berfluktuasi yaitu bisa marah atau senang secara tiba-tiba.

MINGGU KE TIGA

  • Pada usia kehamilan minggu ketiga, Ibu mungkin belum sadar jika ia sedang mengandung.
  • Kondisi Ibu: Ibu mengalami morning sickness berupa mual atau muntah, juga perubahan selera makan dan berat badan.

MINGGU KE EMPAT

  • Bayi sudah berbentuk embrio. Sehingga apabila Ibu melakukan test kehamilan, hasilnya positif.
  • Kondisi Ibu: Sang calon ibu mengalami peningkatan produksi dari hormon progesteron dan payudara mulai terasa lunak. Tapi belum terlihat adanya pembesaran pada perut.

MINGGU KE LIMA

  • Ukuran bayi pada minggu ini masih seperti biji apel yang disebut sebagai embrio.
  • Kondisi Ibu: Ibu belum terlalu banyak mengalami perubahan yang terjadi dan biasanya kehamilan baru mulai diketahui melalui pemeriksaan urine dengan test pack.

MINGGU KE ENAM

  • Ukuran embrio rata-rata sudah mencapai 2-4mm. Pada minggu ini jantung bayi mulai berdetak.
  • Kondisi Ibu: Saat minggu keenam ibu mulai mengalami sering buang air kecil akibat membesarnya uterus atau rahim dan terkadang agak mengganggu di malam hari.

MINGGU KE TUJUH

  • Jantung sudah terbentuk lengkap terbagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri. Pucuk lengan membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil.
  • Kondisi Ibu: Terasa nyeri pada payudara dan pembuluh darah mulai agak berbayang di payudara.

MINGGU KE DELAPAN

  • Banyak perubahan yang terjadi pada bayi. Beberapa komponen pada organ tubuh seperti lengan, kaki, bahu, telinga serta mata sudah terbentuk secara sempurna.
  • Kondisi Ibu: Terkadang Ibu mengalami sembelit akibat meningkatnya hormon progesteron dalam sistem tubuh.

MINGGU KE SEMBILAN

  • Pada minggu ini panjang janin sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram.
  • Kondisi Ibu: Perubahan dalam tubuh ibu sudah mulai terlihat, seperti payudara yang mulai membesar.

MINGGU KE SEPULUH

  • Organ reproduksi bayi sudah berkembang, akan tetapi jenis kelamin bayi masih sulit dibedakan jika dilihat di USG
  • Kondisi Ibu: Peningkatan nafsu makan yang diiringi dengan penambahan berat badan dan perut yang agak sedikit membesar.

MINGGU KE SEBELAS

  • Banyak perkembangan pada minggu kesebelas dan kemungkinan risiko keguguran akan berkurang.
  • Kondisi Ibu: Pada minggu ini mual dan muntah akan mulai berkurang.

MINGGU KE KE DUABELAS

  • Pada penghujung trisemester pertama panjang janin sudah berukuran sekitar 7,6-10 cm dan beratnya sekitar 28 gram.
  • Kondisi Ibu: Rasa mual dan lemas yang dialami ibu akan berangsur hilang. Keluhan-keluhan ibu akan menghilang dan selera makan ibu pun kembali normal
 

Kondisi Kesehatan Ibu Dalam Kehamilan Trimester Kedua

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 3
JelekBagus 

Kondisi Kesehatan Ibu Dalam Kehamilan Trimester Kedua atau Minggu ke 13 – 28

MINGGU 13

  • Memasuki trimester kedua plasenta berkembang sempurna untuk menyediakan oksigen, nutrisi dan pembuangan limbah bayi.
  • Kondisi Ibu: Letih dan mual yang kerap terjadi pada ibu mulai mereda dan ibu merasa lebih berenergi. Munculnya linea atau garis gelap memanjang di sekitar perut mulai dari daerah sekitar kelamin hinga pusar karena meregangnya kulit. Begitu juga pada bagian leher yang mulai terlihat berwarna hitam semu.

MINGGU 14

  • Setelah tiga bulan pembuahan, alat kelamin bayi sudah dapat dideteksi melalui USG apakah laki-laki atau perempuan. Denyut jantung bayi mulai berdetak kuat hampir dua kali lebih cepat dari sang ibu.
  • Kondisi Ibu: Perut ibu sudah terlihat membesar dan payudara juga semakin membesar dengan daerah puting susu yang cenderung lebih gelap dan kolostrum sudah dihasilkan.

MINGGU 15

  • Bayi sudah mampu menggenggam tangannya dan mengisap ibu jari. Akan tetapi kelopak matanya masih tertutup.
  • Kondisi Ibu: Ibu merasakan seperti basah pada daerah vaginanya. Meskipun begitu, ibu merasa lebih riang dan bersemangat dibandingkan dengan tiga bulan pertama setelah gejala awal kehamilan sudah terlewati.

MINGGU 16

  • Bayi merupakan makhluk kecil yang senang bermain. Bayi mungkin telah menjumpai mainan pertamanya (tali pusat) yang akan dengan senang ditarik-tarik dan dipegangnya.
  • Kondisi Ibu: Mulai mengalami sakit kepala akibat volume darah yang bertambah atau bisa juga akibat stres.

MINGGU 17

  • Dengan bantuan sonicaid, denyut jantung bayi sudah bisa didengar. Mendengarkan denyut jantung bayi membuat Anda tahu bahwa bayi Anda tumbuh dengan baik.
  • Kondisi Ibu: Berat badan bertambah hingga mencapai 4,5 kg. Seiring rahim ibu yang terus tumbuh, ibu mungkin merasakan denyutan rasa nyeri yang disebabkan peregangan ligamen dalam perut. Akan tetapi, pada tahap kehamilan ini emosi ibu mulai stabil dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

MINGGU 18

  • Bayi sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh ibu. Ia juga akan bergerak atau terkejut bila mendengar kebisingan atau suara keras. Dalam minggu ini bayi bergerak sangat aktif dan mungkin ibu sudah dapat merasakan gerakan menendang, menekuk, meraih, berguling, atau bahkan mengisap ibu jarinya.
  • Jika bayi Anda perempuan, vagina, rahim, dan saluran telurnya sudah terbentuk. Jika bayi Anda laki-laki, alat genitalnya sudah jelas dan bisa dikenali.
  • Kondisi Ibu: Nafsu makan semakin meningkat seiring bertambahnya berat badan dan perubahan fisik pada ibu. Muncul keluhan seperti mudah lelah, sakit punggung, pegal-pegal dan pinggang atau otot terasa linu.

MINGGU 19

  • Panjang bayi sekitar 20,5 cm dan beratnya sekitar 240 gram. Ia mulai menelan cairan amnion dan ginjalnya terus menghasilkan air seni.
  • Kondisi Ibu: Guratan-guratan di perut semakin terlihat jelas, tapi sebaiknya tidak digaruk dan cukup diusap-usap saja. Pada minggu ini mungkin Anda sulit untuk tidur nyenyak sebab mengalami panas di dalam perut atau gangguan pencernaan.

MINGGU 20

  • Separuh waktu kehamilan telah dilewati. Kini panjangnya sekitar 25,4 cm dan beratnya sekitar 260 gram.
  • Kondisi Ibu: Ibu akan mendapati bahwa tubuhnya mekar saat ini. Bukan hanya perut saja yang berkembang tetapi berkat meningkatnya kadar pigmen, puting susu ibu menjadi semakin gelap. Ibu juga cenderung mudah merasa pusing saat bangun dari duduk dan muncul rasa sakit di bagian bawah perut.

MINGGU 21

  • Panjang bayi sekitar 28 cm dan beratnya sekitar 360 gram. Jika Anda berbicara, membaca buku atau menyanyi untuk bayi Anda, dia pasti bisa mendengarnya.
  • Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir akan mengisap lebih kencang saat menyusu bila Anda membacakan buku yang sering dia dengar saat masih di dalam rahim
  • Kondisi Ibu: Bagian lambung mulai terasa hangat karena rahim yang semakin membesar dan mulai mendesak lambung. Adanya perubahan pada kulit dan rambut. Walaupun banyak diantaranya merupakan perubahan positif, bisa timbul gejala yang tidak diinginkan seperti jerawat serta noda di pipi.

MINGGU 22

  • Indera yang digunakan bayi untuk belajar berkembang setiap hari. Wajahnya semakin mirip seperti saat dilahirkan. Antara kepala dan tubuh semakin proporsional.
  • Kondisi IbuKaki mulai mengalami pembengkakkan dan kram karena mulai terhambatnya peredaran darah. Kenaikan berat badan yang akan Anda alami mungkin menghantui pikiran dan Anda mungkin menghadapi tantangan mengidam dan selera makan yang lebih baik.

MINGGU 23

  • Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna, jari-jari pun terbentuk sempurna.
  • Kondisi Ibu: Ibu mengalami peningkatan produksi lendir vagina akibat meningkatnya aliran darah ke bagian tubuh. Buang air lebih sering dari biasanya adalah efek samping lain yang tak diinginkan dari kehamilan.

MINGGU 24

  • Pendengaran bayi sudah terbentuk sempurna. Bayi akan bergerak dengan suara musik dari luar.
  • Kondisi Ibu: Gusi menjadi lebih sensitif, hal ini disebabkan oleh hormon kehamilan yang bisa membuat gusi membengkak dan meradang, yang membuat gusi berdarah, khususnya ketika menggosok atau membersihkan gigi. Pada minggu ini terkadang beberapa ibu mengalami kurang tidur atau tidur yang tak nyenyak.

MINGGU 25

  • Bayi mulai latihan bernafas. Ia menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.
  • Kondisi Ibu: Terkadang ibu mengalami kontraksi, meskipun tidak sakit tapi perut akan terasa kaku.

MINGGU 26

  • Pada minggu ke-26 bayi sudah mempunyai lemak dibawah kulit yang dapat membantu mengontrol suhu tubuhnya pada saat lahir.
  • Kondisi Ibu: Ibu mulai merasakan nyeri dan pegal di bagian pinggang dan persendian tulang belakang. Nafas menjadi pendek saat melakukan aktivitas yang agak berat.

MINGGU 27

  • Bayi terlihat seperti menarik napas, meskipun baru bernapas dalam air dan tidak di udara, ini adalah latihan yang bagus ketika dia lahir.
  • Kondisi Ibu: Ibu mulai merasakan gerah dan mudah berkeringat karena beban yang dikandungnya semakin besar. Biasanya banyak juga wanita hamil menjadi sedikit anemis karena perubahan normal selama kehamilan

MINGGU 28

  • Pada masa ini bayi menyelesaikan perkembangan fisiknya. Bayi benar-benar mulai tumbuh dan mengisi ruang yang kosong dalam rahim.
  • Kondisi Ibu: Naluri keibuan biasanya sudah mulai tumbuh. Kebanyakan dari wanita hamil mengalami kenaikan berat badan sekitar 5 kg pada masa ini. Terkadang terjadi pembengkakan yang tidak hanya pada kaki tetapi juga di tangan.

ARTIKEL TERKAIT

 

Kondisi Kesehatan Ibu Dalam Kehamilan Trimester Ke Tiga

Surel Cetak PDF

Kondisi Kesehatan Ibu Dalam Kehamilan Trimester Ke Tiga atau Minggu ke 29 – 40

MINGGU 29

  • Posisi bayi saat ini mempersiapkan diri seperti posisi lahir dengan kepala mengarah kebawah.
  • Kondisi Ibu: Ibu mulai merasakan ingin buang air kecil, karena letak janin yang mulai membesar dan mendesak kandung kemih. Beban yang harus dibawa ibu juga semakin besar sehingga membuatnya mudah capek dan lelah.

MINGGU 30

  • Otak bayi berkembang sangat cepat. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa. Ketika ia menendang atau mendorong, Anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak di bawah kulit perut Anda.
  • Kondisi Ibu: Ligamen di seputar daerah pelvix mulai meregang untuk memudahkan proses kelahiran bayi. Kondisi ini seringkali mengakibatkan sakit punggung.

MINGGU 31

  • Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, tetapi bayi makin tumbuh besar dan berat badannya akan terus bertambah.
  • Kondisi Ibu: Tidur nyenyak menjadi semakin sulit di trimester ketiga. Semakin membesarnya perut, maka akan terasa sulit mencari posisi nyaman dan mempertahankannya, dan ibu merasakan tekanan pada kandung kemih.

MINGGU 32

  • Bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai lahir nanti.
  • Kondisi Ibu: Beberapa ibu ada yang mengalami sembelit akibat terganggunya proses pencernaan.

MINGGU 33

  • Pertumbuhan yang pesat terus berlanjut. Pada minggu ini berat bayi sekitar 2-2,7 kg dan panjangnya sekitar 45 cm. Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya.
  • Kondisi Ibu: Ibu akan mengalami sakit punggung akibat terjadi peregangan otot. Ibu akan semakin merasakan gerakan bayi karena bayi hampir seluruhnya mengisi ruang rahim. Ibu juga merasa tak nyaman akibat gerakannya yang aktif, terutama ketika kakinya di bawah tulang rusuk ibu.

MINGGU 34

  • Tiga puluh empat minggu bayi sudah berada di pintu rahim, ia sudah terbentuk dengan sempurna. Proposi tubuhnya sesuai dengan yang diharapkan saat lahir nanti. Meskipun demikian, ia masih harus mematangkan beberapa hal dan menambah berat badan badan sebelum benar-benar siap dilahirkan.
  • Kondisi Ibu: Rahim ibu mengeras dan berkontraksi sebagai persiapan untuk melahirkan. Panggul ibu cenderung melebar dan mungkin terasa sakit, terutama di bagian belakang. Perut meregang sedemikian rupa sehingga pusar ibu menonjol dan meningkatnya pigmentasi pada linea nigra membuatnya semakin jelas terlihat. Beberapa wanita memiliki kadar hemoglobin rendah pada tahap kehamilan ini.

MINGGU 35

  • Bayi membesar dan sangat sempit dalam rahim sehingga ibu mungkin merasa dia tidak banyak bergerak lagi. Meskipun demikian, ibu bisa mengamati siku, kaki, atau kepalanya menonjol dari perut ketika ia meregang dan menggeliat.
  • Kondisi Ibu: Banyak wanita mengalami nyeri atau berdenyut pada pinggul, bokong, atau panggul selama minggu-minggu terakhir kehamilan. Ibu semakin sulit tidur karena mengalami kecemasan yang kadang tidak beralasan.

MINGGU 36

  • Mulai minggu ini bayi sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk lahir.
  • Kondisi Ibu: Ibu mulai merasakan peningkatan tekanan di perut bawah dan merasakan bayi perlahan mulai turun. Frekuensi buang air kecil akan semakin meningkat, karena bayi semakin mendesak kandung kemih.

MINGGU 37

  • Bayi terus berlatih untuk menggerakkan paru-parunya, sebab bayi akan bernapas setelah dilahirkan.
  • Kondisi Ibu: Kulit dibagian perut akan semakin gatal, tapi sebaiknya jangan digaruk dan cukup diusap dengan baby oil atau lotion.

MINGGU 38

  • Refleks bayi sudah terkoordinasi. Bayi sudah dapat membedakan antara terang dan gelap.
  • Kondisi Ibu: Kontraksi akan semakin sering dirasakan oleh ibu.

MINGGU 39

  • Minggu ini adalah saat menunggu kehadiran sang bayi.
  • Kondisi Ibu: Dalam minggu-minggu terakhir ini mungkin ibu merasa sangat besar dan tidak nyaman.

MINGGU 40

  • Proses pembentukan telah berakhir dan bayi tengah menanti untuk dilahirkan.
  • Kondisi Ibu: Dengan postur tubuh ibu yang besar pada minggu ini, ibu akan mengimbangi beban tambahan di bagian depan dengan mencondongkan tubuh ke belakang. Pusat gravitasi telah bergeser, sehingga ibu cenderung akan membentur atau menjatuhkan benda-benda. Ibu semakin sulit tidur nyenyak di malam hari, karena perut yang besar membuat semakin tidak nyaman.
 

6 Manfaat Buah Zaitun Bagi Kesehatan Tubuh

Surel Cetak PDF

Minyak zaitun merupakan salah satu jenis minyak yang sehat dan cukup populer di dunia. Minyak zaitun semakin populer berkat manfaat kesehatan yang ditawarkan serta bisa digunakan pada banyak masakan. Walaupun demikian, kebanyakan orang lebih fokus terhadap minyak ini dan mengabaikan buah zaitun, tempat minyak ini berasal. Padahal, buahnya juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan bagi tubuh.

Manfaat Buah Zaitun

Sama halnya dengan minyak zaitun, buah zaitun telah lama menjadi bagian dari beragam masakan. Buah ini mempunyai manfaat yang tak kalah hebatnya dengan minyak zaitun itu sendiri. Lantas, apa saja manfaatnya? Berikut ulasannya..

1. Mencegah obesitas
Zaitun merupakan buah yang bisa dimanfaatkan untuk mengontrol serta membantu menurunkan berat badan. Zaitun adalah sumber lemak tak jenuh yang dapat mengusir lemak serta menurunkan sensititivas insulin. Selain itu, buah zaitun mengandung serotonin yang cukup tinggi. Serotonin diketahui dapat membuat tubuh merasa lebih cepat kenyang untuk waktu yang lama serta menurunkan tingkat kalori yang dikonsumsi hingga 200 kalori dalam sehari.

2. Menurunkan risiko kanker
Zaitun hitam mengandung vitamin E yang berperan untuk menjaga kesehatan sel. Vitamin E membantu menetralkan radikal bebas penyebab kerusakan sel dan mencegah terbentuknya sel kanker. Adapun salah satu jenis kanker yang bisa dicegah dengan mengonsumsi zaitun hitam adalah kanker usus.

3. Meningkatkan zat besi
Zat besi juga banyak terkandung dalam zaitun hitam. Zat ini berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara efisien. Dengan memenuhi kebutuhan asupan zat besi, aliran oksigen di dalam darah akan menjadi lebih efektif. Sebaliknya, kekurangan zat besi dapat merusak jaringan.

Buah Zaitun

 

Hindari Berolahraga di Malam Hari

Surel Cetak PDF

Selain menerapkan pola makan yang sehat, kita juga dianjurkan untuk berolahraga secara rutin. Olahraga merupakan salah satu kunci untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Kendati demikian, dikarenakan kesibukan, banyak dari kita yang melakukan olahraga di malam hari. Padahal, berolahraga di malam hari sebenarnya tidak terlalu disarankan. Mengapa demikian? Jawaban sederhananya adalah karena dapat memperbesar risiko cedera.

Dokter Sapto Adji Hardjosworo, seorang dokter spesialis ortopedi dari Rumah Sakit Premier Bintaro, mengatakan bahwa malam hari adalah waktu tubuh untuk beristirahat dan ritme tubuh pun telah dipersiapkan untuk hal tersebut. Olahraga di malam hari memperbesar risiko untuk mengalami cedera. Menurutnya, olahraga sebaiknya tidak dilakukan lebih dari jam 9 malam.

Secara alamiah, manusia mempunyai ritme biologis yang dikenal dengan irama sirkadian. Ritme tersebut dipengaruhi oleh hormon melatonin yang disebut juga dengan hormon tidur. Jika hari telah gelap, maka produksi hormon ini akan meningkat sehingga memberikan rasa kantuk.

Berolahraga di malam hari akan membuat terjadinya pemaksaan tubuh yang sejatinya sudah siap untuk beristirahat atau tidur. Artinya, olahraga dilakukan pada waktu yang tidak semestinya.

Selain risiko cedera yang tinggi, dampak olahraga yang dilakukan di atas jam 9 malam adalah mengganggu kualitas tidur. Hal ini karena denyut jantung terpacu lebih cepat ketika berolahraga, sehingga tubuh memerlukan waktu untuk menurunkannya kembali.

Menurut dokter Sapto, setelah melakukan olahraga di malam hari, biasanya aktivitas tidur akan disertai gelisah, mimpi buruk, tidur namun seperti terjaga, dan bangun tidur merasa tidak segar. Oleh sebab itu, jika hanya sempat melakukannya di malam hari, sebaiknya olahraga dilakukan maksimal dua jam sebelum waktu tidur.

 
Halaman 1 dari 3